Pertemuan di Cafe Sere, Sept 01, 2012

Sumbangan dari Bony Sukamto

Satu lagi artikel menarik hasil tulisan Bony Sukamto tentang pertemuan di Cafe Sere, Jakarta…

 

clip_image002

Salam Tanghak dengan semangat 77!!!!

Hari Sabtu ini 1/9 pertemuan kali ini gak nyangka sangat luarbiasa dan dengan istilah baru dengan embel halalbihalal rupanya memiliki data tarik tersendiri dan yang hadir mencapai 35 orang, wau sampai foto bersama harus diatur tiga lapis, kayak kue lapisnya Susan yang enaknya luar biasa dan bikin pembaca launua semuanya. Ada yang sampai kehabisan tiket pesawat terpaksa dicatutin pun rela datang dari Pontianak,

kayak Rusdy bilang wah saya hamper gila gak dapat tiket pesawat, renangpun gua rela asal kasih waktu sebulan he…. Yong Hui yang telpon bilang bhubo2 terus gak tau siapa yang dimarahin mungkin yang jadi sasaran ada inisiator acara ini yang bikin dadakan dan baru timbul ide hari Rabu lalu dan saya pun kebagian berkat karena hari Jumat lagi sms an Afen di China langsung suruh sms sukni gara2 tanyakan sesuatu eh dia malah bilang besok ada pertemuan he kog singkat amat? Langsung saya jawab OK. Langsung semalaman sulit tidur karena gak sabaran nunggu terbitnya matahari. Tanya Yonghui yang phubo itu siapa? Sama Sukni inisiator acara? Buktinya Alie dan Konlung Rusdy udah lolos duluan ke Cengkareng he… Atau mama siapa? Karena tidak ada phuko….mari sama-sama phu dia abis ngajak ngomong selebritis Agus saat lagi tayangan langsung sehingga encim2 langsung break dan foto-foto di tembok belakang.

Rupanya pertemuan Halalbihalal boleh jadi di agendakan tetap karena punya nilai jual yang luar biasa atau mungkin Ajan bisa agendakan 3 tahun mendatang waktu pertemuan May dengan jadwal diadakan di Pontianak dengan subsidi khusus dari Herford atau dengan talangan dana kas santopaulus dengan nego khusus sama Sukni.

Karena tahun ini memang gila harga pesawat bertepatan dengan mudik laberan dan cengbengnya para mudik sembayang kuburan, gele deh bagi yang pingin datang terpaksa batal habis kayak mau ke Hongkong atau Thailand aja atau mungkin Agus yang ganteng dan kayak cendikyawan ada nilai jualnya sehingga pada datang. Meskipun Agus punya perawakan kayak ha ha… arab2an tapi gak negro2an dan cukup genteng sih kata encim2 eh boleh dong dari kerjaan di Lybia munggutan puing2 abis perang kan banyak kangtau katanya sekarang di Libya orang udah gak main kembang api lagi sekarang pakai senjata ditembakan ke udara langsung incim2 bilang yang encek2 aja deh.

clip_image004

Pertemuan kali ini juga menghadirkan orang-orang baru sebanyak 6 enam orang dan khusus datang dari jauh-jauh lho Hans, Budy Sarjono dari eh dia malah udah lupa2 dari kelas mana tapi setelah ditanya teman2 yang dikenalinya baru tahu dari pas A he …., terus ada juga lupa namanya yang selama ini ngumpet di jembatan lima jualan dipasar Senen, he bos gede lho.

Memang sesuai dengan masukan-masukan Tanghak yang rada kritis sehingga bahwa pertemuan Alumni kog hanya ha ha hi hi aja dan gak ada pembicaraan yang rada serius, wah lama lama pertemuan ini bisa bosengli dan alias gulung tikar. Makanya kemari sudah sedikit ada inovasi baru dan ada acara talkshow lah kerennya meskipun masih tayangan tunda dan jangan bosan datang yach nanti kita pakai music dan ada speker dan slide dikit. Soalnya taulah kita udah cape2 kerja dan kalau ada yang datang baru langsung mojok sehingga tidak bisa maksimal. Bayangkan pertemuan kemarin sudah hampir jam 4 masih belum bubar. Sampai saya tanyakan kami akan diusir nich oh silakan jalan terus karena hari sabtu kebetulan gak ramai dan untuk teman-teman acara kita diadakan di sere manis jl. Agus Salim no.16 dan ternyata mereka ada restaurant 5 lantai sampai di dach teras tempatnya cukup enak Cuma agak panas karena kaca semuanya dan bosnya berharap ada orderan lain kali.

Talkshow berjalan cukup menarik dengan bintang tamu Agus Wijaastono dari Libya dan sekarang di Aljajair dengan host rusminto saya dan tukul kita yang seperti biasa gak diundang langsung jadi berlagak hos juga yakni Jubrito dengan pertanyaan yang konyol, untung Agus cukup sabar apa lagi saat itu Vonny langsung nyodorin hp karena Yonghui mau bicara Agus, gilee lagi tayangan langsung masak nelpon terpaksa kita mesem2 dan langsung break, eh gak selesai-selesai juga langsung saya ambil telpon dan pindahkan ke Rusdy eh dia tambah marah lagi dan ngumpat phubo2 lagi, wah phubo dia kembali.

Gak seperti Alie yang langsung ambil ancang-ancang begitu dapat berita ada acara halabihalal langsung beli tiket dan sampai dipuji-puji sama Aliat bahwa Alie itu orangnya baik dan oi hiao co nang maksuknya apa? Kata yang tiocu yang rada filosofis dan punya arti ganda dan dijelaskan Aliat maksudnya Alie itu disamping pinter membawakan diri juga pintar bikin manusia dan langsung Alie langsung klarifikasi sama Akiat maksudnya apa? Akiat langsung bilang tiok artinya betul!! Langsung kita ketawa terbaha-baha.

Encim2 jadi panasaran dan disuruh menceritakan perjalanan dari SMA dan siapa saja pacarnya atau yang ditaksirnya ? Langsung Yudy protes, ha kita udah produk kadaluarda udah gak usah dipersoalkan lagi dan ditutup-tutupi lagi. Terus istri sekarang dapat darimana? Wah pertanyaan udah menjurus nich apa dapat di Libya? Oh bukan saya kerja di Libya Cuma enam tahun lalu sedangkan anak saya sudah kuliah 7 semester di Hanover Jerman dan rupanya waktu anaknya mau sekolah di Jerman tahun 2007 dia teringat sama Rosyanti dan langsung di search dan ketemu Rosyanti Resse dan sedikit ragu tapi dia coba telpon dan gak dijawab langsung kirim bilang kalau kamu Rosyanti dari Siantan dan setiap hari naik perahu ke sebrang berarti kamu teman saya Agus dari Afrika he…tapi lulusan santopaulus. Sekarang anaknya sudah semester 7 di kedokteran dan rencana mau pindah ke Perancis atau Inggris, wah tambah repot lagi dan ganti bahasa.

Agus cerita bahwa sebenarnya di Libya sangat aman dan semua takut sama Khadafi yang orangnya keras tetapi memimpin negaranya dengan cukup adil dan tidak ada yang ngemis semua berkecukupan dan kalau ada yang punya lebih dari satu rumah maka disuruh memilih rumah mana yang akan ditinggalinya dan sisanya diserahkan kepada Negara untuk dibagikan kepada yang rakyat yang tidak punya rumah he…. Enak juga kita kesana dan ternyata Khadafi sangat menyukai orang Indonesia karena satu pilotnya adalah orang Indonesia dan 2 tukang masaknya adalah juga dari Indonesia. Pantesan enak tinggal disana dan Khadafi adalah fansnya Sukarno sehingga gayanya juga salam anti barat, tetapi waktu KTT Non Blok gak jadi datang ke Indonesia karena SBY tidak mengijinkan dia bicara di Masjid Istiqal sehingga sampai sekarang SBY gak pernah diundang ke Libya tetapi lain halnya Megawati jadi tamu kehormatan karena charisma bapanya. Katanya Khadafi nyumbang satu masjid di Sentul, wah megah sekali.

Saat perang saudara ternyata bikin orang-orang Indonesia kebingungan karena Negara barat sudah siap-siap mengevekuasi keluarga dan harta miliknya sedangkan Indonesia yang gak ada masalah merasa aman-aman saja tapi saat mulai gawat terpaksa perusahaannya yang mengevekuasi dan hanya sedikit yang bisa dibawa dan diungsikan ke pulau Malta yang terdekat sama Libya dan sisa barangnya melalui expedisi oleh perusahaannya dan sekarang Agus pindah ke Aljajair. Saya pingin ke Aljajair untuk ikut seminar di Tlemcen tgl 2-7 September sayang gak diterima dan sebagai gantinya Oktober ke Shanghai dan Shuzou lagi. Dan Afen akan datang ke Shanghai untuk menemui saya.

Ada cerita lucu lagi dimana ada satu hari di Libya dimana khusus untuk Bapa-bapa atau hari Bapa di Indonesia belum ada Cuma hari Ibu dimana yang boleh keluar adalah bapa saja dan istri serta anak dipulangkan ke mertua dan gak boleh keluar. Dan mereka pesta pora melupakan kepenatan he…..kasihan juga masa merasa gak bebas di rumah. Nanti kalau di Indonesia kaum bapa dipulangkan ke orangtuanya saat hari ibu wah itu baru seru.

Yang paling seru adalah Yudy Tanya gaji di Libya untuk expat berapa? Wah mulai dari $100 sampai 1500 sehari tergantung diperlukan atau tidak. Berarti gajimu ada sapetiao Gus? Jawab Yudy terbelalak hampir gak percaya. Bayangkan untuk seorang Direktur Binamarga seperti Yudy, dia sih tidak bilang begitu, tapi Yudy selalu bilang dari dulu bahwa dia gaptek itu berarti dia itu banyak staffnya dan berarti jabatannya tinggi khan? Mana-mana pake sopir lagi he..he.. banyak lho tanghak kita yang jadi pejabat termasuk di serba untung berkarier di BPN Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten Sukabumi, tapi tinggalnya di Serang.

Agus bercerita bahwa saat tamat SMA langsung melanjutkan Unpad Bandung dan saat melamar ke Pertamina untuk dikirim beasiswa ke Perancis dari 15 orang hanya diterima 2 orang dan harus sekolah sipil padahal dia bukan sekolah itu dan terpaksalah demi LN pindahlah ke Sipil.

Selesai acara halabihalal jam 4.30 ternyata belum selesai juga dan acara dilanjutkan dengan kunjungan ke RS Cipto karena satu rekan kita Asdhinery teman PAS A ternyata sedang menjalani operasi usus dan kita dengan 3 mobil pun meluncur ke RS Cipto dan ternyata RS ini sudah berubah bentuk dan sudah seperti di Singapor sudah gedung baru. Langsung ke Gedung Kirana lantai 4 kamar 14. Jadi kali ini kita kerjain sekaligus dan kebetulanan jam bezuk. Dari cerita-cerita ternyata mereka punya gang sendiri dan Afuk dulu ternyata Kontraktor nya Adhynery yang merupakan Dokter Spesialis Kandungan dan Yudy berusaha menyangkal bahwa dia pernah diperiksa sama teman SMA nya, iih amit amit, ngak lah yau…he..he…Asdhinery mesem mesem saja ada kode ethik dokternya.

Dari situ ternyata kita mendapat jejak sedikit sama Ketua kelas mereka Lim Chai Hong yang menjadi Supplier material he….dan Afu kontraktornya dan tahun 95 hilang jejaknya. Wah wah ternyata sesame Tanghak jadi rekan bisnis juga dan satu gang PAS A lagi monopoli ya. Jurusan lain hanya kebagian dengar saja. Diam diam kompak juga mereka.

clip_image006

Dalam foto masih kurang Sukni dan cameramen

Terus Asdhynery cerita bahwa kedua anak lakinya lahir waktu praktek kerja di sungai purun atau Peniti mana yach tempat makanan pengkang terkenal itu? Akhirnya karena kurang afdol bilang lahirin di Jakarta dan kedua anaknya kuliah satu kedokteran di UNI mengikuti jejak ayahnya dan satu kuliah di ITB jurusan Elektro?

Acara Halalalbihalal ini dibuka dengan kata sambutan pak Ketua Rusminto dan karena acara Halabihalal maka doa dibuka oleh Ustaz kita Mohamad Rusdy.

Makanan dari teman luar biasa banyaknya,ada kue lapis dari Susan dan agar-agar dari Kuiton, kapan-kapan ajarin dong cara bikinnya ada bengke, caikue dll sayang Nyongpen gak hadir dan yang jauh-jauh pada kangen dan makanan Restauran gak banyak disentuh sehingga terpaksa dibungkus pulang.

Karena banyak yang menanyakan soal tulisan perjalanan ke Tongsan yang terputus dan masih menunggu episode berikutnya akan saya akan posting episode berikutnya.

Yang menyenangkan adalah Jung Lie Jin DLD ternyata tetap bisa datang setelah beberapa lama off karena kesehatan. Semoga tetap fit, Salam Kompak selalu…<Bony Sukamto>

One response to “Pertemuan di Cafe Sere, Sept 01, 2012

  1. Bony April 5, 2015 at 14:10

    Good n thank y Murli, jangan bosen2 posting koleksi berikutnya, masih banyak stock he…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: